Halaman

13/12/14

Generasi Total

Isabell Alika Putri | 22.36 |
Kutowinangun, 13 Januari 2014

Saya baca salah satu Pesan dan Kesan dalam buku tahunan siswa ( BTS) yang tertulis “ 7y = yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin!” Kemudian saya simpulkan bahwa rekan saya ini berada dalam kondisi sedang berjuang dan percaya akan yang ia lakukan.  Bahwa jika kita mengerahkan seisi jiwa diimbuhi rasa senang dalam perjuangan. Maka secara otomatis, kita akan melakukannya dengan “TOTAL” atau “ALL OUT”

XXX

Saat hidup terasa seperti neraka, kamu bilang indah. Mengapa ?

Kita hidup di dunia terbagi dalam tiga dimensi waktu, yakini masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Sekarang, kita jalani hidup bak neraka. Begitu Kejam, Begitu menyiksa, Begitu Sakit dan berlarut-larut seperti kekal di dalamnya. Suatu saat, kita akan menemukan diri kita dalam keadaan sukses, dan menceritakan masa di “neraka” sebagai kisah inspiratif. Sungguh indah berbagi kisah inspiratif dan menunjukkan hasil yang kita peroleh saat kita berhasil keluar dari jebakan “neraka”. Sebuah achieve yang tak ternilai.

“Saat aku mengalah, anakku tidak akan pernah menang. Saat anakku mengalahkanku, aku menang” | Iklan Biskuat

Di kisahkan seorang ibu sedang lomba lari dengan anaknya. Pemandangan sehari-hari yang biasa kita lihat adalah si ibu mengalah demi menyenangkan hati anak. Tetapi tidak dalam iklan tersebut. Si ibu berlari jauh meninggalkan si anak. Kemudian mereka mengadakan lomba tahap dua. Apa yang dilakukan si anak di jeda waktu sebelum lomba dimulai ? Ia belajar, berlatih setiap hari sampai pada akhirnya ia memenangkan lomba lari dengan ibunya.

Terkadang kita harus melakukan hal yg gila untuk menjadi orang yg sukses di masa depan nanti. | HitamPutih

Dalam dunia nyata. Kita bersaing dengan banyak kepala, banyak ide gila disana. Kita harus lebih gila lagi untuk menjemput bahkan melampaui mereka. Jemput mereka dengan melihat, medengar juga merasakan apa-apa disekitar kita dan lampaui dengan nilai/value/achieve di kemudian hari.

ATAU

Masih ingat dengan piala dunia. Lihatlah bagaimana Germany selebrasi akan gelar juara dunianya. Mereka bentuk formasi lingkaran, saling merangkul sementara piala sebagai pusat. Lingkaran dan pusat itu jaraknya jauh. Mereka melangkah perlahan-lahan mendekat dengan tangan semakin merendah mecapai piala itu, sampai akhirnya piala tersebut di genggam bersama-sama.

Apa yang bisa kita simpulkan dari selebrasi pemain Germany ? Mereka berusaha memberikan pesan tersiat pada sejuta mata di seluruh dunia bahwa Piala itu diam disitu, tidak menghampiri kita, kita lah yang menjemputnya. Dengan makna tersiat nya sebagai berikut : Impian kita tidak lari kemana-mana, diam di suatu tempat.  Kita harus persiapkan diri, berjuang juga berdoa untuk menjemputnya.

XXX

Jangan ditiru gan ! Ini pemahaman Perjuangan demi Achieve yang keliru

Saat demo dianggap perjuangan dan sweeping diberi label sosialisasi | @PartaiSocmed

BBM naik ? Bukankah BBM diperuntukkan bagi rakyat kecil, lantas bagaimana mereka bisa membeli kalau naik ? Pertanyaan tersebut marak dikumandangkan sembari blokir jalan raya Serpong tempo hari.

Wajar saja demo, karena kenaikan BBM akan selalu disusul kenaikan sembako. Pasti ! Cerminan yang nyata adalah ketika pendemo bersuara lantang “Naikkan UMR 3,2 juta rupiah. Inilah yang saya maksud “Perjuangan yang Keliru” Mengapa ? Karena dengan usaha yang sama, jam kerja yang sama, kemampuan juga masih sama, akan tetapi minta revisi upah. Memang benar, mereka dihadapkan di lingkungan rakyat kecil dalam kondisi semua serba mahal. Akan tetapi, jika yang diminta justru kenaikkan gaji, maka mereka bukan lagi demo demi rakyat kecil namun hanyalah gaya hidup juga kesrakahan dan ego masing-masing.

GAGAL

"Saya telah menurunkan status saya, dari menjemput takdir menjadi menunggu takdir." | Dahlan Iskan

Seorang striker ketika main buruk lalu tiba-tiba berhasil mencetak gol maka akan dipuja, sementara ketika penjaga gawang jatuh bangun bak pahlawan mendapati gawangnya kemasukan, bersiaplah dihujani hujatan, celaan dan lainnya. Tidak adil ! menit demi menit, detik demi detik dilampaui dengan susah payah, saat kemudian harus gagal ?

Bersabarlah, tunggu achieve disaat kamu sudah benar-benar berkorban karena ;

 Ingat....Hasil tidak akan mengkhianati usaha | @Gempita_S_

Ingat juga bahwa ;

Tidak semua ketulusan menciptakan balasan. Tidak semua perjuangan berbuah kemenangan.| @dwitasaridwita 

 Dan tetap ;

Believe to Achieve



SELESAI...