Halaman

22/06/12

Emm...Emm Itu Bukan Saya

Isabell Alika Putri | 12.37 |
Kebumen, 7 Mei 2012
Seperti yang Anda ketahui, sebagai seorang murid SMP kelas IX, tentu kewajiban utama adalah belajar namun tetap tidak lepas dari kewajiban untuk membantu orang tua dan kewajiban Agama, namun diluar itu :
Tersimpan suatu cerita dimana ini menjadi tekanan saya saat menghadapi pelajaran ataupun Ujian, tetapi kisah ini juga menjadi semangat saya untuk terus mengingat-Nya.

13/06/12

Terbang Dibawah Radar

Isabell Alika Putri | 14.14 |
Alarm handphone membangunkan saya di pagi buta, ketika itu waktu menunjukan Pukul setengah enam pagi waktu Indonesi barat. dengan mengenggam handphone di tangan kanan saya menuju ke kamar mandi, seperti biasa, saya selelu memutar multimedia untuk menemani sepi saat mandi, tetapi handphone saya biarkan di atas printer sebelah tempat saya membersihkan diri.

01/06/12

Secerah harapan 02 Juni 2012

Isabell Alika Putri | 15.14 |

Beberapa bulan yang lalu saya biasa menghabiskan liburan dengan cara yang sederhana, yaitu dengan minum secangkir teh di pagi hari. Karena air yang saya gunakan untuk membuatnya langsung dari air mendidih, jadi saya harus menunggu teh tersebut agar tidak terlalu panas. Nah, inilah menariknya. Saya menunggu di tempat tidur yang dibuat sendiri yang sengaja diletakkan di latar belakang rumah untuk istirahat ketika lelah memasak. Membawa secangkir teh lalu melihat sang surya menyambut pagi ataupun menatap cerahnnya kelipan bintang pada malam hari adalah hal paling indah ketika hari libur dijalankan tanpa wisata. 

10/05/12

Maafkan Daku Sobat

Isabell Alika Putri | 10.03 |

Dalam hidup ada rasa senang (perasaan ini timbul ketika kita sedang berulang tahun, bertemu seseorang yang kita impikan, atau mungkin diberi kejutan tak terduga) sebaliknnya ada perasaan sedih (biasannya rasa ini hadir ketika datangnnya hari perpisahan atau bila keluarga kita mendapat musibah, disakiti kemudian dibenci banyak orang karena kesalahan sepele dan lain sebagainnya).

25/01/12

Tak Tersentuh Oleh Impian

Isabell Alika Putri | 14.06 |

Sejak saya baru lahir ke dunia ini yaitu sekitar tangal 05 bulan Juli tahun 1997.  saat itu saya diberi begitu banyak pelajaran, mulai dari merangkak sampai saya bisa bersekolah. Indahnya waktu itu membuat saya melambung dengan berbagai impian. Namun disaat saya belum tuntas belajar berjalan, saya harus menerima kenyataan bahwa saya harus ditinggalkan oleh orang yang melahirkan saya alias ibu ke Jakarta hanya untuk menafkahi saya.