Halaman

10/05/14

SMK BISA..??

Isabell Alika Putri | 18.30 |

Pertama-tama saya ucapkan mohon maaf pada semua pihak apabila ada yang tersinggung bahkan marah setelah membaca tulisan ini. Saya hanya ingin menyampaikan pandangan saya terhadap slogan yang selama ini sering dikomersialan di banyak stasiun tv dengan bunyi SMK BISA.!!! tanpa ada keinginan untuk menjatuhkan pihak manapun.

14/04/14

Kata Mereka Saya S**t

Isabell Alika Putri | 12.21 |
Jum’at, 12 April 2014

Ada dua acara televisi yang membuat saya dan ibu sama-sama terganggu menikmati acaranya masing-masing. Ibu lebih memilih menonton Indonesia Idol sedangkan saya beserta kecintaan pada sepakbola tanah air memilih menonton Tim Nasional Oman U-19 vs Tim Nasional Indonesia U-19. Tidak jarang diantara harus berbagi detik di tengah-tengah berlangsungnya acara tersebut. Pada saat kontestan bernyanyi maka channel milik ibu akan tetapi ketika komentar dan iklan channel sepenuhnya menjadi milik saya.

31/03/14

Mana Anggaran Kita ?

Isabell Alika Putri | 12.50 |

Bicara masalah politik itu tidak boleh lepas dari ekonomi, sosial dan lainya. Begitu juga ketika menangani masalah ekonomi, jangan tinggalkan politik, sosial, budaya, pertahanan dan sebagainya.  Mengapa ? Karena sesungguhnya politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan termasuk pendidikan adalah satu paket.

10/03/14

Pemerintahan yang Maju lalu Mundur dan Maju Kembali Ditangan Kita Semua. TITIK.

Isabell Alika Putri | 13.24 |
IN-DO-NE-SIA ingat tanggal 09 April 2014 ada Pemilu Legislatif”, jangan Golput..!!!. Kalimat tersebut mendadak bertebaran di  pojok-pojok jalan strategis, tempat wisata, tempat-tempat pengungsian bahkan sampai di pelosok negeri pun kita semua akan menemui wajah-wajah elit politik yang mencalonkan diri dengan lambang dan warnanya masing-masing.

03/03/14

Saya, Cita-cita dan Sukses

Isabell Alika Putri | 11.16 |

Banyak sekali penilaian orang lain terhadap diri saya. Ada sebuah kritik yang lumayan pedas, tertup misalnya. Mereka berkata pada saya bahwa saya jarang berkomuniksi dengan orang lain, termasuk teman dekat saya sendiri. Ada pula yang berkata bahwa saya pintar. Akan tetapi tidak semua dari mereka yang mengkritik itu benar, saya memang sedikit menjaga lisan sehingga terkesan tertutup, akan tetapi bukan berarti saya menutup untuk berbagi pengalaman. Banyak hal yang menjadi media bagi saya menceritakan kisah  dan pandangan saya terhadap suatu kejadian, melalui tugas berbagi pengalaman di mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu contohnya. Contoh lain adalah ketika saya diberi kesempatan menulis apa yang menjadi kelemahan dan kelebihan saya dalam Bimbingan Konseling.